
Operator kompetisi I.League memberikan klarifikasi atas kabar kurang sedap tersebut. Mereka menegaskan, tidak ada regulasi khusus yang membatasi penonton umum di stadion.
Namun, I.League tetap menggarisbawahi pernyataannya. Dalam arti, penonton masih dapat mengambil gambar baik foto maupun video asal tidak dikomersilkan.
“Selama aktivitas produksi konten oleh penonton, seperti merekam video atau mengambil foto, bersifat non-komersial (misalnya sekadar membagikan pengalaman pribadi di media sosial tanpa tujuan menjual atau monetisasi), I.League memandangnya sebagai bagian tak terpisahkan dari semarak pertandingan,” begitu bunyi keterangan I.League, Kamis (11/9/2025).
Mengenai pengambilan video dari tribun media oleh wartawan, I.League dengan tegas melarang.
Kebijakan ini diterapkan karena semua hak siar untuk pertandingan telah dikelola secara eksklusif oleh pihak yang memiliki lisensi resmi, dalam hal ini EMTEK.